9.1 spesies dan populasi
Definisi populasi ialah semua individu dari spesies yang sama dalam tempat tertentu. Populasi adalah kelompok organisme dari spesies yang sama dalam lingkup lokasi geografis. Populasi tidak membatasi seberapa besar lokasi geografis yang dilingkupi. Dari segi jumlah, populasi bisa terdiri dari sedikit maupun dari banyak individu. Kepadatan populasi bisa diartikan sebagai jumlah individu dari spesies dari per unit area dari suatu habitat. Jumlah kepadatan bisa berbeda-beda, contohnya adalah satu juta bakteri dalam satu gram tanah.Ukuran populasi merefleksikan rasio kelahiran dan kematian serta imigrasi dan emigrasi (Lewis, 2004).
Taksonomi adalah cabang biologi yang mempelajari tentang pengidentifikasian, penamaan, dan pengklasifikasian organism yang dimulai pada zaman yunani dan romawi.filusuf yunani terkenal, Aristoteles memulai identifikasi organism dan mulai mengelompokan diantaranya kuda-kudaan, burung-burungan dan rusa-rusaan.Sistem binomial digunakan untuk penamaan hewan dimulai oleh Carlos Linnaeus. Contohnya, Lilium buibifreum dengan Lilium canadense keduanya merupakan spesies bunga lili yang berbeda. Disebut binomial karena mempunyai dua bagian pertama, contohnya Lilium, sebagai genus dan kata kedua contohnya buibiferum menunjukan spesies dalam genus tersebut atau dinamakan epithet spesifik (Mader, 2001).
Populasi adalah seluruh organisme dari spesies yang sama yang berbeda dalam posisi geografis yang spesifik. Seluruh organisme dengan informasi genetic yang similar dan kemampuan reproduksi yang sama adalah anggota dari spesies yang sama pula. Sebuah spesies biasanya terdiri atas beberapa kelompok individu yang dikenal sebagai populasi(Enger, 2000).
Kepadatan populasi adalah jumlah individu per unit area atau volume. Distribusi individu-individu dalam populasi bisa seragam atau acak.biasanya anggota populasi termasuk populasi manusia tersebar secara acak namun dibatasi . factor-faktor pembatasnya seperti air, suhu udara, maupun ada tidaknya nutrisiorganik (Mader, 2003).
Penamaan tumbuhan menggunakan nama ilmiah adalah berdasarkan pada binomial nomen kelatur yang diciptakan Carolus Linnaeus, yaitu seorang naturalis berkebangsaan swedia. Menurut Lineus tumbuhan dan hewan dapat diberi nama dengan kata-kata latin atau yang dilatinkan penamaan menurut Lineus ini dikenal dengan nama Binomen Clatur. Secara harfiah berarti penyebutan nama dengan dua kata yaitu kata pertama adalah nomina (kata benda) dan kata kedua adalah ajektiva (kata sifat). Dalam biologi kata nomina ini digolongkan sebagai marga (genus) dan kata sifatnya digolongkan sebagai epitet atau julukannya. Gabungan kata benda (nomina) dan kata sifat (epitet) akan menjadi jenis (spesies). Contohnya adalah pohon anggur dengan nama latin Vitis untuk jenis pohon anggur bermacam-macam untuk membedakannya menggunakan digunakan julukan (epitet) setelah Vitis. Contohnya Vitis rubra (Yuzammi, 2009).
9.2 ekologi
Ekologi adalah interaksi antar organism dengan aspek-aspek biotic serta abiotik dari lingkungan. Ekologi juga bisa dinyatakan sebagai interaksi antara individu-individu dalam populasi dengan komunitas, hubungan antara organism dengan lingkungan termasuk didalam lingkungan adalah factor biotic dan abiotik.Ekosistem terdiri atas seluruh aspek biotic dan abiotik dalam lingkup area tertentu. Ukuran ekosistem sangat bervariasi dan selalu berubah serta selalu berinteraksi. Ukuran ekosistem bisa seluruh bumi , atau hanya sebagian saja. Bahkan sebuah daun adalah ekosistem. Ekosistem disebut terrestrial bila cakupannya didarat dan aquatic bila di air. Sebuah ekosistem terrestrial bisa mengandung ekosistem aquatic contohnya pada kolam atau aquarium. Dan begitu juga sebaliknya (Lewis, 2004).
Ekologi adalah study mengenai interaksi suatu organism dengan organism lain serta dengan lingkungan fisik. Studi ekologi melingkupi beberapa beberapa hal seperti komunitas, populasi, organism,ekosistem, dan biosphere.Ekosistem terdiri atas beberapa populasi dari organism. Organism ditambah dengan lingkungan fisik.beberapa populasi berperan sebagai produsen , lainya sebagai konsumen. Ekosistem juga terdiri atas aspek abiotik dan biotic. Komponen abiotiknya yaitu cahaya matahari dan nutrisi anorganik serta kondisi, layaknya jenis tanah, ketersediaan air, bannyaknya angin, dan suhu udara , sedangkan komponen biotiknya adalah populasi dari berbagai macam organism (Mader, 2003).
Ekologi adalah studi mengenai bagaimana organism berinteraksi dengan lingkungannya.lingkungan terdiri atas komponen biotic dan abiotik yang saling berhubungan dalam ekosistem.semua ekosistem memiliki basis produsen yang besar dengan jumlah energy yang makin mengecil pada herbivora,Carnivore primer, dan carnivore sekunder pada iklim tropis. Manusia biasa memanfaatkan ekosistem untuk memenuhi kebutuhan hidup dengan makanan dan bahan baku (Enger, 2000).
Dalam ekosistem,terdapat komponen bioitik dan abiotik bisa berupa produsen atau konsumen. Konsumen terdiri lagi menjadi herbivora, carnivore,omnivore, dan detritifor.bioma terrestrial terdiri atas tundra, taiga, padang rumput, lalu ada lumut.bioma aquatic terdiri atas komunitas air tawar dan komunitas air laut (Mader, 2001).
Lewis, Ricky.2004.Life fifth edition.New York: McGraw-Hill
Mader, Sylfia S.2003.Inquiry into life tenth edition.New York: McGraw-Hill
Enger, Eldon D.2000. Concepth in biology ninth edition.New York: McGraw-Hill
Mader, Sylfia S.2001.Biologi seventh edition.New York: McGraw-Hill
Yuzammi. 2009. Ensiklopedia Flora. Bogor: Kharisma Ilmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar